Programmer PHP: Laravel atau CodeIgniter (CI)?

Dua framework populer saat ini, Laravel dan CodeIgniter (CI). Dengan framework, pembuatan web akan terasa lebih mudah dan relatif lebih cepat. Di kampus, ada dosen yang sekaligus praktisi programmer dan juga developer yang menggunakan kedua framework tersebut. Bahkan mahasiswa juga ada yang kuliah sambil jadi programmer menggunakan framework tersebut.

Pendeknya, Laravel biasa digunakan untuk membuat web skala besar, sedangkan CI untuk web skala kecil-menengah. Akan tetapi, proyek-proyek skala kecil-menengah biasanya lebih banyak dari skala besar. Di samping itu, semakin besar suatu web, maka tim juga mungkin akan membutuhkan lebih banyak personil.

Bagaimana tahapan belajarnya?

Enaknya belajar native PHP terlebih dahulu. Apa itu native PHP? Bila kita pertama kali belajar PHP, maka biasanya materinya native PHP.

Setelah native PHP, kita belajar CI. Walaupun bisa saja dari native PHP, langsung belajar Laravel. Akan tetapi, beberapa orang menganggap CI relatif lebih mudah dari Laravel.

Web-web pemerintah ada yang dibuat menggunakan Laravel. Sementara CI ada yang digunakan untuk web kampus, yang kami tahu.

Lalu mau pilih yang mana? Mau CI ataupun Laravel, yang penting jago! Hehe

Bagaiaman belajarnya?

Saya dan teman-teman belajar di kelas saat mata kuliahnya, juga ikut inkubator seperti ekstrakulikuler di sekolah. Target belajar kami, ngoding tiap hari sampai jari terasa keriting agar cepat dapet proyek! ahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *