Tiga Konsentrasi Lab. Komputer: Kita Pilih Mana?

Mendengar komputer? Banyak orang menganggap kita serba bisa. Namun, tidak demikian faktanya. Orang-orang lulusan S2 belum tentu bisa nyervis komputer, lulusan luar negeri sekalipun. Orang-orang yang jago nyervis, kemungkinan besar akan pusing mengerjakan penelitian-penelitian S2.

Menguasai komputer/informatika itu mirip dunia kedokteran. Kita sebaiknya memiliki konsentrasi satu bidang, seperti dunia kedokteran yang memiliki spesialisasi gig saja, THT saja, kulit saja, penyakit dalam saja atau spesialis yang lain.

Komputer juga begitu, kita harus memilih spesialisasi masing-masing.

Ada tiga konsentrasi Lab. Komputer, yaitu:

  1. Lab. AI (Kecerdasan Buatan)
  2. Lab. RPL (Rekayasa Perangkat Lunak)
  3. Lab. Jaringan Komputer.

Walaupun sebagian teman kami ada yang merasa sangat tertarik dengan Artifial Inteligence (AI) karena terasa keren, tapi untuk dunia “duitisme”, RPL dan Jaringan tidak kalah kerennya.

Kemampuan RPL bisa mengantarkan kita membuat aplikasi-aplikasi, mulai dari yang sederhana sampai yang hebat. Contoh, mulai membuat web kampus sampai web-web pemerintah dan perusahaan besar. Membuat web kampus mungkin saja tidak semua dibayar mahal karena masih banyak kampus yang enggan mengeluarkan dana untuk pembuatan web. Tapi kisaran ratusan ribu hingga di bawah 5 juta, tentu saja kampus gak bisa menolak. Mereka “dipaksa” oleh jaman untuk membuat dan melengkapi web kampusnya.

Jaringan Komputer cenderung lebih menantang dari RPL bila dilihat dari segi modal untuk belajarnya. RPL cukup menggunakan satu unit komputer kecil, sedangkan jaringan minimal menggunakan dua komputer/laptop. Akan tetapi, penghasilannya pun cmantap. Beberapa lembaga biasanya sudah butuh jaringan komputer, misalnya di lab. kampus atau di kantor yang berharap sebagian data dari ruang administrasi bisa diakses oleh ruang lain. Kami menyebutnya, uang dari skill jaringan komputer itu biasanya berbentuk proyek lembaga, seperti proyek kantor, proyek sekolah, proyek universitas, dll. I

Sedangkan AI (Kecerdasan Buatan) nampak terasa lebih keren bagi sebagian orang karena pengembangannya bisa mengarah pada robotika. Aplikasi-aplikasi sederhana berbasis AI bisa berupa Sistem Pakar untuk mendeteksi suatu penyakit, untuk mendeteksi kerusakan komputer, dll. Sebagai info nih, bagi yang jago matematika, teman-teman bisa melakukan penelitian-penelitian bidang AI yang isinya banyak dijejali rumus-rumus matematika informatika. hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *